JlRE Marthadinata Sekupang-Batam Indonesia 29442 Telp :+62 778 327 808/806 Fax :+62 778 327 807 E-mail :info@ BATAM Terjadi kecelakaan kerja di PT Buana Express Shipyard, Selasa (26/7/2022) sore. Seorang karyawan dikabarkan nyaris meregang nyawa dalam kejadian itu. Tubuhnya mengalami luka PresidenDirektur PT Batamec Shipyard Maya Miranda Ambarsari menandatangani prasasti peresmian Batamec Shipyard menjadi PMDN di Batam, Kamis (10/10/2019) (Dokumentasi PT Batamec Shipyard) Batamec Shipyard yang berdiri sejak 1985 merupakan salah satu perusahaan galangan kapal terbesar di Indonesia yang bergerak di bidang pembangunan kapal baru BATAMTODAYCOM, Batam - Ibu Petrick Natanael Sitompul (20) --korban kecalakaan kerja di PT ASL Shipyard, Tanjunguncang, Kota Batam, ternyata sudah memiliki firasat buruk yang akan terjadi terhadap anak pertamanya itu.. Sang ibu bahkan jauh-jauh hari sempat meminta suaminya, yang juga berkerja sebagai karyawan PT ASL Shipyard, untuk memindahkan anaknya ke bidang lain. Satu shipyard diduga menjadi lokasi masuknya mobil selundupan dari Singapura bernama PT TTI yang berada di wilayah Kecamatan Sagulung, Batam, Kepulauan Riau. Melansir Batamnews BatamecShipyard yang sudah berdiri sejak 1985 ini, merupakan salah satu perusahaan galangan kapal terbesar di Indonesia yang bergerak di bidang pembangunan kapal baru, perbaikan dan konversi kapal. "Setelah lebih dari 35 tahun menjadi PMA, akhirnya PT Batamec Shipyard resmi menjadi perusahaan milik anak bangsa. CuAeGKL. Mayjen TNI Ibnu Triwidodo Berkunjung ke Galangan Kapal Citra Shipyard di Batam Setelah melaksanakan kegiatan pencanangan penanaman sejuta pohon Ketapang Kencana di Batam, Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Ibnu Triwidodo beserta jajaran Makorem dan Kodim Batam meninjau kawasan galangan kapal di wilayah PT Citra Shipyard Tanjung Uncang... Kemenhub Pesan 7 Kapal Navigasi Kemenhub Pesan 7 Kapal Navigasi 22 March 2016 KN Trisula Angin segar menerpa industri galangan kapal di Batam. Tahun 2016 ini Kementrian Perhubungan Kemenhub RI mempercayai dua industri galangan kapal untuk membuat tujuh unit kapal kelas I... Perkuat Lalu Lintas Pelayaran, Kemenhub Kerahkan Dua Kapal Navigasi Baru Direktorat Jenderal Ditjen Perhubungan Kementerian Perhubungan Kemenhub terus memperbaiki arus lalu lintas di laut. Upaya itu dengan menempatkan dua kapal navigasi baru di dua titik, yakni kawasan Surabaya dan Tanjungpinang. Dua kapal navigasi itu baru saja... Produk Kapal Buatan Kepri Diakui Dunia ⚓️Produk Kapal Buatan Kepri Diakui Dunia Kapal OPV 80M Bakamla dalam produksi. Gubernur Provinsi Kepri Nuridin Basirun mengapresiasi pekerja galangan kapal PT Citra Shipyard yang berada di Batam. Pasalnya, produksi kapal buatanya diakui dunia. "Keberadan galangan... PT Citra Shipyard Dipercaya Bangun Kapal Pariwisata Asal Bali Citra Shipyard Batam mendapat kepercayaan dari PT Patagonia Pelayaran Indonesia asal Bali untuk mengerjakan satu unit kapal pariwisata. Kapal dengan nama Patagonia Double Six itu resmi mulai dikerjakan setelah melalui acara Keel Lying atau... PT Citra Shipyard Tanjungucang Dapat Order Bikin 2 Kapal Kementerian Perhubungan BATAM- PT Citra Shipyard Tanjunguncang Batam menerima order pembuatan dua unit kapal dari Kementerian Perhubungan. Dua kapal yang dipesan yakni jenis Kapal Negara‎ KN Kapal Pengamat Perambuan KPP. Adapun jenis dua kapal negara itu merupakan project... Dirjen Hubla Puas Kapal Navigasi Pesanannya Berkualitas. Ini Keunggulannya Dirjen Hubla Puas Kapal Navigasi Pesanannya Berkualitas. Ini Keunggulannya Humas Pemprov Kepri Peluncuran dua kapal navigasi canggih milik Kementerian Perhubungan di PT Citraq Shipyard Tanjunguncang, Rabu 24/5/2017. CITRA Dirjen Perhubungan Laut... Citra Shipyard Tanjunguncang Luncurkan 2 Kapal Pengamat Perambuan Citra Shipyard Tanjunguncang Luncurkan 2 Kapal Pengamat Perambuan BATAM — Di tengah meredupnya produksi kapal dan ancaman pemutusan hubungan kerja PHK karyawan pada perusahaan galangan kapal shipyard di Batam, PT Citra Shipyard Tanjunguncang meluncurkan dua unit... BATAM, - Kecelakaan kerja yang menewaskan seorang karyawan terjadi di PT Karya Teknik Utama Shipyard KTU yang berlokasi di jalan Pelabuhan Sagulung, Kelurahan Sei Binti, Kecamatan Sagulung, Batam, Senin 5/6/2023 sore. Karyawan bernama Ws 48 tersebut meninggal dunia, setelah tersengat listrik saat melakukan pengelasan kapal tongkang di PT KTU Sagulung Batam. Kapolsek Sagulung Iptu Donald Tambunan, melalui Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Ipda Yuda Firmansyah mengatakan, kejadian tersebut sudah ditangani polisi dan saat ini pihaknya masih melakukan penyidikan terhadap kasus tersebut. "Kita sudah datangi lokasi kejadian dan memberikan garis polisi untuk upaya penyidikan lebih lanjut," katanya. Baca juga Kecelakaan Kerja Tewaskan Tiga Pekerja Kapal Tongkang, Diduga Hirup Gas Beracun Dia juga mengatakan, belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut, karena masih memeriksa saksi-saksi. "Nanti kalau sudah ada perkembangan kita berikan informasi lebih lanjut," terangnya. Dia menegaskan, korban meninggal setelah kena setrum saat melakukan pekerjaan pengelasan kapal di PT KTU Sagulung Batam. "Tadi jenazah sudah dibawa ke RSUD EF, sedang pengurusan administrasi,"katanya. Sementara mengenai kejadian tersebut Tribunbatam masih mencari informasi lebih lanjut dari pihak perusahaan. Sampai berita ini diturunkan belum ada keterangan dari pihak perusahaan. Sitanggang JAKARTA - Sebagai negara maritim Indonesia membutuhkan kapal-kapal terbaik yang diproduksi anak bangsa. Selama ini industri galangan kapal masih didominasi perusahaan potensi tersebut, pengusaha Maya Miranda Ambarsari mengakuisisi PT Batamec Shipyard. Perusahaan galangan kapal yang semula dimiliki oleh perusahaan asing atau Penanaman Modal Asing PMA itu pun berubah menjadi perusahaan nasional atau Penanaman Modal Dalam Negeri PMDN.“Setelah lebih dari 35 tahun menjadi PMA, akhirnya PT Batamec Shipyard resmi menjadi perusahaan milik anak bangsa. Perusahaan lokal dengan skala internasional. Saya optimistis Batamec bisa menjadi market leader untuk perusahaan galangan kapal di Indonesia," ujar Maya Miranda Ambarsari, Presiden Direktur PT Batamec Shipyard, Jumat 25/10/2019. Meski sempat terhenti sekitar 1,5 tahun, Maya yakin untuk mengambil alih perusahaan yang memiliki lebih dari 500 karyawan ini. Bahkan dia optimistis, setelah menjadi perusahaan nasional, Batamec bisa membawa kejayaan Indonesia pada bidang perkapalan di mata dunia."Selain tentunya dapat menyerap tenaga kerja dan membuka lapangan pekerjaan yang akan membangun perekonomian,” tutur Shipyard merupakan salah satu perusahaan galangan kapal terbesar di Indonesia yang bergerak di bidang pembangunan kapal baru, perbaikan, dan konversi pengalaman lebih dari 35 tahun sejak, berdiri pada 1984, Batamec memiliki sistem kerja, produksi, dan SDM sangat professional sehingga mampu memproduksi kapal-kapal memiliki berbagai fasilitas lengkap untuk pembuatan dan perbaikan kapal. Perusahaan ini berdiri di atas lahan sekitar 70 hektare dengan fasilitas seperti graving dock yang dilengkapi 2 grantry crane berkapasitas 160 ton dan tinggi 32 yang berlokasi di Batam ini telah menerima penghargaan ISO 90012008 tentang sistem manajemen berkualitas, serta sistem keamanan dan kesehatan dari BS OHSAS 180012007, serta sistem manajemen lingkungan ISO 14001 saat ini mampu memproduksi berbagai jenis kapal mulai dari Kapal Tanker, Kapal Kargo, Kapal Bantu Cair Minyak, Kapal Tandu, dan lainnya sesuai tidak hanya berasal dari dalam negeri, Batamec pernah memproduksi kapal yang dipesan langsung dari luar negeri seperti Miranda Ambarsari adalah pemilik sekaligus President Direktur PT Batamec Shipyard galangan kapal. Sebelumnya, sekitar Agustus 2019, Maya mengakuisisi kepemilikan saham PT Tawu Inti Bati pabrik pengolahan minyak yang awalnya milik perusahaan asing atau tiga bulan, peraih “Best Achiever in Women Entrepreneurs” ini mengakuisisi dua PMA dan mengubahnya menjadi juga merupakan salah satu pemilik perusahaan E-commerce shopping online, shareholder di Pertambangan Emas PT. Merdeka Copper and Gold Tbk, pemilik guest houses di area-area elit Elliottii, klinik kecantikan, serta memiliki yayasan untuk kegiatan sosial, yaitu "Rumah Belajar Miranda”.Maya memiliki latar belakang di bidang hukum dan lulusan Master of International Business, Swinburne University of Technology, Melbourne – Australia. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini galangan kapal Konten Premium Nikmati Konten Premium Untuk Informasi Yang Lebih Dalam

pt shipyard di batam